ZARCO DORONG MOTORNYA UNTUK CAPAI GARIS FINISH
Redaksi Potret - Pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco finis di MotoGP San Marino, Minggu (10/9/2017) dengan cara yang tak lazim. Dia mendorong motornya untuk menyentuh garis finis.
Zarco yang menjalani balapan tanpa gangguan justru harus bernasib sial sesaat sebelum mencapai garis finis. Pebalap debutan MotoGP tersebut kehabisan bensin, beberapa meter di depan garis finis.
"Pada putaran terakhir, saya memiliki masalah, sudah tidak ada lagi bahan bakar di motor. Ini hal yang seharusnya tidak terjadi, kami kecewa," katanya, dikutip dari Motor Sport.
"Untungnya, saya dapat satu poin, lebih baik dari tidak sama sekali. Ada hal yang lebih buruk dalam hidup bila dibandingkan menyelesaikan balapan tanpa bahan bakar," ucap Zarco.
Lebih lanjut, pembalap asal Prancis itu menjelaskan alasannya mendorong motor untuk mendapat poin, meski itu hanya satu. Dia ingin menjaga jarak dengan rivalnya, Jorge Lorenzo, Cal Cruthclow dan Danilo Petrucci.
"Saya melihat Cruthclow jatuh, kemudian Lorenzo juga. Sekarang saya berpikir mereka berada di belakang saya pada klasemen," ujar pembalap MotoGP asal Prancis tersebut.
Perjuangan Zarco di MotoGP San Marino terbilang sukses. Dia berhasil menjaga jarak dengan para rival. Saat ini, dia berada di posisi keenam dengan mengemas 100 poin. Zarco unggul lima angka dari pesaing terdekatnya, Petrucci.

Post a Comment